Blog

  • Разрешите играть Nomad casino в онлайн-казино! Казино войны

    Бесплатные онлайн-казино — это увлекательный способ получить заряд адреналина от азартных игр без какого-либо финансового риска. Однако людям следует контролировать свои ставки, выбирая только те игры, в которые они готовы играть.

    Двадцать онлайн-слотов, где внутриигровая роль заключается в линиях выплат, которые вы должны оценить за предоставленное одобрение, а также за уникальное разнообразие генераторов, что позволит вам добиться хорошего финансового успеха. (more…)

  • Vay Thu Nhập Vòng vdong vn Vdong Tiến lên Sử dụng

    Các gói vay được chấp nhận cho phép bạn vay tiền đô la khá nhanh chóng, nhưng bạn phải đáp ứng đầy đủ các điều kiện. Yêu cầu bảo lãnh nhỏ đến trung bình bao gồm thẻ căn cước liên bang và mở tài khoản ngân hàng. Bất kỳ yêu cầu nào cũng có thể ngay lập tức xác định bạn có đủ điều kiện tài chính hay không. Tiền được giải ngân nhanh chóng sau khi được chấp thuận.

    Tuy nhiên, những gói dịch vụ như vậy thường có giá cả cắt cổ. (more…)

  • Советы по игре в онлайн-казино: Наслаждайтесь игрой в покер Пай Авиатор Олимп Гоу

    Что касается азартных игр в онлайн-казино, то ставки на отдельные события часто являются наиболее эффективным способом начать. Это естественные приключения случая, и, начав, вы приобретете соответствующий стиль. Вам нужно лишь сформировать новый размер ставки и управлять каким-либо денежным фондом.

    Вы уже играли в онлайн-видеопокер на автоматах? Знаете ли вы, как принимать взвешенные решения относительно размера ставок? (more…)

  • ¿Serí­a cualquier préstamo inmediato tranquilo mini prestamos para tú?

    Cualquier préstamo contiguo resulta una manera de financiación que se va a apoyar sobre el sillí­n procesa sobra pronto cual otras tipos. Igualmente, no requiere tramite ni complicarnos. Brinda montos y no ha transpirado plazos flexibles.

    Aunque, esos préstamos conllevan altas tasas de atención cual podrán obstaculizar dicho reembolso an insuficiente década. (more…)

  • Những gì bạn nên cách thanh toán Doctor Đồng qua banking loại bác sĩ y khoa dong

    Nếu bạn đang tìm kiếm một tiến bộ nhanh chóng để lưu ý các hóa đơn ngay lập tức, bác sĩ y khoa Dong là một loại tuyệt vời. Dưới đây là một vài thông tin quan trọng liên quan đến yêu cầu tài chính: mã, phí, cơ hội loại bỏ tài chính và bắt đầu chăm sóc khách hàng.

    Các chương trình di động cung cấp tín dụng đã phát triển trở nên cực kỳ phổ biến tại Việt Nam. (more…)

  • Игры в Ирвин казино онлайн-казино

    Бесплатные онлайн-игры в казино — это увлекательный способ попробовать себя в различных альтернативных видах спорта, не только тратя реальные деньги. Среди захватывающих игр — казино-сражения, рулетка и другие. Играя бесплатно, вы можете попробовать другие варианты и извлечь уроки из ошибок, не теряя при этом реальные деньги.

    Бинго

    Бинго — это онлайн-казино, которое использует новейшие социальные факторы и дает шанс добиться успеха. (more…)

  • Onlayn kazino Internetga asoslangan video poker mostbet ilovasi mashinalari Video poker mashinalari Bepul ishtirok eting

    Internetdagi kazino o'yinlari nolga teng narxda sotiladi, bu aslida g'alati oqibatlarga olib keladigan pul yutib olish imkoniyatini beradigan elektron raqamli onlayn o'yinlardir. Ular folga topish uchun resurslarni ko'paytirish uchun notekis sonli generatorlarga qasam ichishadi. (more…)

  • Tanam Siram Tumbuh

    “Tanam, tanam, sekali lagi tanam”. Ini seruan klasik  almarhum Bapa Penghijauan Nusa Tenggara Timur, El Tari.  Penulis sebagai rakyat kecil melanjutkan,  “Siram, siram sekali lagi siram”. Ini baru bisa tumbuh yang kita tanam. Tanam, tidak siram, percuma, mati. Kita di NTT,  empat bulan hujan, delapan bulan kering. Manusia, hewan dan tumbuhan butuh air untuk hidup. Bukan hanya hidup empat bulan lalu layu delapan bulan. Manusia dan hewan bertahan, tanaman tidak. Manusia dan hewan berpindah, bisa lari hindari kegersangan. Tanaman tetap tegak di mana dia ditanam. Terik matahari dia tadah sepanjang musim kemarau, delapan bulan, dari Maret sampai Oktober.

    Tanam adalah tindakan manusia yang manusiawi. Tumbuhan apa pun tumbuh sendiri, itu hukum alam. Tanam, siram, pelihara penuh rasa sayang, itu manusiawi. Bayangkan, sudah tanam, biarkan merana dan mati. Sampai hati. Ulah kita manusialah yang menghalangi malah merusak hukum alam dengan menebas dan membakar tumbuhan apa pun yang tumbuh sendiri atau ditanam. Di kebun ditebang. Di hutan dibabat. Dengan sekali tebas,  api sekali sulut, tanaman mati, hangus terbakar.

    Hewan lari atau terbang menghindari api, tapi tumbuhan berteriak meringis dan mati sesaat atau mati perlahan-lahan. Kita manusia sering hanya menonton malah ada yang tambah membakar tanpa rasa sayang sedikit pun. Rumput yang hanya setahun umurnya dalam hitungan menit, lenyap. Tapi pepohonan yang hidup belasan, puluhan malah ratusan tahun, berserah diri dilalap api. Kulitnya terkelupas, daun-daun hangus, ranting dan batang membara patah, ada yang langsung mati ada yang meraung bertahan dan hidup lagi di musim hujan nanti. Tuhan, Pencipta melihat semua ini.

    Tanam apa pun saja yang berguna bagi kehidupan kita manusia, satu kewajiban. Tanaman hidup, kita hidup. Kita manusia ini dapat makan dari tiga orang. Petani, Peternak, Nelayan. Mereka tiga ini yang hasilkan langsung nasi di piring, daging di mangkok dan ikan di dulang. Mereka tiga butuh tanaman. Di laut pun ada tanaman. Di pantai ada bakau, di pesisir bisa ditanam rumput laut. Itu di laut. Di daratan, petani dan peternak sangat bergantung pada tanaman. Untuk manusia disebut pangan, untuk ternak, pakan. Semua ini ditanam. Pantas Bapak El Tari serukan “Tanam, tanam sekali lagi tanam”.

    Tanam siram atau siram tanam. Serentak. Tidak bisa tanam sebelum siram. Tidak boleh tanam lalu tidak siram. Seluruh daratan di mana pun tidak boleh dibiarkan tanpa tanaman. Hanya batu saja yang tidak bisa ditanami. Itu pun batu masih berguna untuk dirayapi oleh tanaman. Tanah dan tanam itu satu. Dua-duanya perlu siram. Tanah disiram, tanaman disiram. Air itulah bahan siraman. Dari mana air itu? Hujan. Hujan turun tanaman tumbuh dengan sendirinya. Jamur pun tumbuh subur di musim hujan. Sayang, di Provinsi kita, Nusa Tenggara Timur, hujan hanya empat bulan. Delapan bulan yang lain? Yah, sederhana. Tangkap hujan, jebak hujan. Berbagai cara bisa ditempuh. Pokoknya harus ada air untuk siram dan tanam.

    Tumbuhan butuh air. Berarti, tanam-siram-tumbuh perlu air. Tanaman yang ditanam lalu disiram rutin akan menghasilkan berbagai kebutuhan untuk hewan dan manusia. Pangan dan pakan butuh air. Papan, perumahan, butuh tanaman. Sandang, butuh tanaman untuk hasilkan serat. Ini mata rantai tak terpisahkan, tanam-siram-tumbuh. Kita lalai dan abai dalam yang di tengah itu, siram. Tanaman yang kita tanam, layu dan mati, kita mengeluh, kurang air, tidak ada air untuk siram. Lalu hibur diri, gagal panen. Pukul dahi, tepuk dada. Kasihan, menyesal, tanam setengah mati, tumbuh, lalu mati, tanpa hasil. Karena tidak siram.

    Jangankan di padang, di halaman rumah pun tanaman pohon, bunga dan sayur, layu, mati di pelupuk mata karena tidak disiram. Tidak ada air, mau siram dengan apa. Ternak yang dipelihara pun kurus kering tinggal tulang, karena pakan kurang, air susah. Ternak susah, tuannya sedih. Di rumah, makan kosong karena tidak ada daging, tidak ada ikan. Gizi kurang, sampai gizi buruk, stunting, kerdil, cebol, kita saling persalahkan, padahal pokok kesalahan itu pada tiga huruf  ini, TST, “Tanam + Siram + Tumbuh”. Dari mana dan di mana bisa ada tumbuhan yang tumbuh kalau tidak ditanam dan disiram?

    Untuk tanam harus ada air, wajar, harus. Untuk tumbuh juga harus ada ada air, wajar dan harus. Upaya kita? Siapkan air untuk siram setiap saat, tidak tunggu musim hujan. Selama musim kemarau, air tetap tersedia untuk siram supaya tanam dan tumbuh.  Yang tumbuh tetap disiram supaya terus tumbuh dan berhasil. Kalau berbagai tanaman tumbuh dan berhasil, dengan sendirinya hewan dan manusia dapat memperoleh bahan pakan dan pangan.

    Ada kearifan orang Israel sekarang ini untuk sedia air sebanyak mungkin dan atur air itu untuk tanam, siram dan tumbuhkan berbagai tanaman. Cara Israel itu sederhana. Air dari sungai Yordan dipompa ke bukit-bukit dan dari sana dialirkan ke lahan pertanian. Ini ditulis dalam buku yang laris manis, tulisan Seth M. Siegel tahun 2015, berjudul, “Israel’s solution for a water-starved world, LET THERE BE WATER”. Dalam bahasa Indonesia: “Cara Israel Mengatasi Negeri  Yang Kekurangan Air: JADILAH AIR”.  Tiga cara dipakai. Air dari Sungai Yordan dipompa, air bawah tanah dibor dan air laut ditawarkan, desalinisasi. Jadi ada tiga sumber air. Tanaman hidup, ternak berbiak. Mereka kelimpahan makanan lalu ekspor ke luar negeri. Sudah ada ribuan anak-anak muda kita kursus di Israel untuk mempelajarai teknologi mengatasi kekurangan air ini. Tidak perlu datangkan orang Israel ke sini.

    Kita cukup upayakan ketersediaan air dengan cara kita. Sederhana saja. Air hujan ditampung atau ditangkap dengan berbagai cara, buat bak tadah air hujan, kolam buatan, bangun embung-embung, bendungan kalau ada dana cukup. Ke bukit-bukit dialirkan dengan sistim pompa, ke tempat yang lebih rendah dengan sistim alirkan, gravitasi. Dalam kota-kota, buat sebanyak mungkin bak penampung air lalu pasang pipa-pipa untuk siram anakan pohon yang ditanam. Kalau pakai mobil tangki, boros waktu, tenaga dan dana. Cukup areal taman kota dijangkau dengan jaringan pipa-pipa dan keran dibuka, tanaman disiram. Ini pikiran penulis sebagai orang awam. Banyak ahli untuk jabarkan pikiran penulis ini.

    Tanam apa saja di setiap jengkal tanah. Tidak boleh ada tanah yang diberi gelar ‘lahan kering’. Hujan empat bulan sudah cukup untuk dimanfaatkan dengan berbagai upaya sederhana, tangkap air. Tuhan, terimakasih, tanah kami, ciptaan-Mu sudah disiram selama empat bulan. Kami lanjutkan dengan tangkap air itu lalu siram tanam tumbuh, STS.

     

    Kupang, Rabu, 11 Desember 2024

     

     

     

     

     

  • Kembar Tiga

    KEMBAR TIGA

    Oleh: Anton Bele.

    Tiga bersaudara ini umurnya setua manusia. Karena ulah manusia. Mereka masing-masing ada nama. Mereka lahir karena orang tuanya, manusia, bapa dan mama mereka, memiliki empat unsur dalam diri mereka, Nafsu, Nalar, Naluri, Nurani. Empat unsur ini diciptakan Sang Pencipta dan ditempatkan dalam diri manusia sejak awal adanya, kita-kita ini. Penyimpangan empat unsur inilah yang melahirkan tiga bersaudara kembar, namanya: Korupsi, Kolusi, Nepotisme.

    Nafsu itu dorongan dalam diri manusia untuk hidup dan menikmati segala kesenangan  secara  terukur. Nalar ada untuk mempertimbangkan segala tindak-tanduk kita benar atau salah. Naluri diletakkan Tuhan dalam diri kita untuk hidup bersama manusia lain secara santun. Nurani tempat ketenangan, perpaduan dari tiga unsur, Nafsu terpenuhi, Nalar cerah dan Naluri ramah. (Kwadran Bele).

    Penyimpangan dari arah yang benar ke arah yang salah dari tujuan empat usur inilah yang melahirkan si kembar tiga. Arti nama kembar tiga ini jelas sekali. Kembar pertama, “Korupsi”, bahasa Latin, co, bersama, rumpere, merusak.  Corumpere, coruptio, asal-usul nama kembar  pertama, ‘Korupsi”. Nafsu yang berlebihan, tanda serakah, sulit membedakan mana milikku,  mana milik orang lain. Rampok dan caplok. Akibatnya,  Nalar gelap, Naluri kalap, Nurani tumpul. Lahirlah ‘Korupsi’.

    Kembar kedua, “Kolusi”, dari kata  Latin, co, bersama, ludere, bermain, coludere, colusio, bermain bersama untuk tujuan yang buruk, rampas hak orang lain. Ini yang namanya, “Kolusi”.

    Kembar ketiga, “Nepotisme”. Ini kata Yunani, nepote, ponakan, arti luas, keluarga. “Nepotisme”, utamakan keluarga, kerabat, orang dekat secara tidak benar dan singkirkan orang lain yang bukan keluarga.

    Kembar tiga ini sama-sama hidup dan kerjasama erat sekali. Mereka tiga Dalam urusan publik, kembar tiga ini benar-benar membahayakan karena seperti virus yang mematikan, virus ini bernama KKN.   Kalau virus ini sempat masuk ke tubuh satu organisasi, maka seluruh tubuh terserang penyakit sampai ke sumsum. Penyakit apa? Penyakit pembangunan. Itu modelnya apa? Pencurian barang milik umum secara gelap atau terang-terangan. Kembar tiga yang memiliki nama mentereng, ‘Korupsi Kolusi Nepotisme’ ternyata virus berbahaya yang disebabkan oleh manusia dan mencelakakan manusia.

    Virus KKN ini berawal dari Nafsu manusia yang tidak terkendali. Karena Nafsu sudah begitu bergelora, Nalar pun menjadi gelap diputar-balikkan tidak lagi bisa melihat mana benar dan mana yang salah. Semua pengetahuan dan pengalaman yang baik tidak dipakai lagi tapi dibelokkan ke arah penipuan untuk menjungkir-balikkan fakta dan data. Fakta, ada kebutuhan. Data, ada sejumlah anggaran. Butuh jembatan yang dapat bertahan minimal berpuluh-puluh tahun, dipreteli anggarannya sehingga baru sepuluh tahun sudah ambruk.

    Penyakit KKN membuat Nurani kita manusia jadi pribadi yang beragama dalam KTP dan beribadah demi memenuhi tradisi. Lengkaplah empat unsur dalam diri kita manusia, Nafsu, Nalar, Naluri dan Nurani yang harus seimbang, tidak seimbang. berantakan, pecah berkeping-keping. Rusaklah diri pribadi kita manusia terserang virus KKN.

    Ungkapan kalimat-kalimat di atas jauh dari ramah. Penulis sadar bahwa mengorek luka KKN ini tidak mudah. Menyakitkan kita semua.

    Penulis pernah jadi Kepala Kantor di satu instansi Pemerintah. Itu dua puluhan tahun lalu. Ada anggaran untuk pemeliharaan kantor. Waktu itu Cuma ratusan ribu rupiah, tidak jutaan. Kami gotong-royong, semua pegawai kantor, lima puluhan orang, bersihkan kantor, ada yang labur tembok yang sudah kabur catnya termakan cuaca. Tahun lalu sudah kabur, labur, tahun ini belum kabur, labur lagi. Anggaran pemeliharaan kantor dialihkan untuk biaya pameran pembangunan, perayaan Tujuh belas Agustus dan lain-lain.    Bendahara kantor bersama kepala urusan keuangan mengatur kuitansi fiktif dalam bentuk beli semen dan oker dan ongkos tukang, lalu ditandatangi oleh penulis sebagai Kepala Kantor. Tujuannyaa baik tapi caranya salah. Inilah salah satu bentuk KKN dengan dalih, kebijakan.

    Ceritera di atas bukan fiksi. Tapi fakta. Itulah yang namanya KKN, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Penyalah-gunaan. Nafsu senang terpenuhi. Nalar diajar untuk bijaksana. Naluri dibungkam untuk tahu-sama-tahu. Nurani ditenangkan dengan bisikan, ini tidak apa-apa, kecil-kecil saja,  tujuannya baik biarpun caranya salah. Inilah KKN dalam skala kecil. Aman, biarpun Naluri tidak meng-Amin-kan. Tuhan pasti tahu karena dapat laporan dari Malaikat-malaikat. Untung diampuni karena disesali dengan doa tobat dan ini digolongkan dalam dosa kecil karena kebijakan yang menyimpang dalam skala kecil. Cuma sedikit salah arah dengan tujuan baik, biarpun tidak benar. Ini sekedar bela diri, KKN tetap KKN, bukan diukur dari besar-kecilnya.

    Dalam pembangunan, inilah yang dinamakan virus KKN yang menggerogoti pribadi manusia sampai ke sum-sum. Pribadi sakit, keluarga rusak, masyarakat ambruk. Kanker pembagunan ini yang merajalela dalam diri para pembangun.  Kalau tidak dihindari, tidak dibabat dan  diobati, maka sampai kapan pun isi Sila Kelima dalam Pancasila, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’, tidak akan terwujud.

    Kembar tiga ini sudah lahir dan ada. Tidak bisa dihilangkan. Mereka bertiga melekat dalam diri kita manusia, setiap orang. Kembar tiga ini bertumbuh mulai dalam diri kita manusia sejak kecil.

    Kembar tiga ini dihindari, harus sejak usia dini.  Kata kunci, jujur. Setiap tindakan kita harus diukur dengan empat B: Benar, Baik, Bagus dan Butuh. Lawan dari 4 B, ialah 4S: Salah, Suap, Susut, Susah.  Bangunan jembatan yang besar, anggaran besar dipakai secara benar, dibangun dengan  baik supaya bertahan lama, dibuat bagus supaya menarik dan dibuat sesuai kebutuhan.  Kalau kembar tiga KKN itu masuk, maka yang terjadi, anggaran di-salah-gunakan, suap sana-sini supaya tutup mulut, mutu bangunan tidak baik karena anggaran sudah susut dari yang seharusnya dan akibatnya, semua orang susah. Inilah kerja virus KKN.

    Kita harus biasakan diri dengan kearifan orang tua-tua kita, “ Saya punya, saya punya, orang punya, orang punya”. Orang Latin ratusan tahun sebelum Masehi, sudah ada peribahasa, “Res clamat dominum”, ‘Barang teriak menangis cari tuannya’. Bolpoin yang harganya seribu rupiah kalau dipinjam lalu lupa kembalikan segera kembalikan. Bolpoin itu menangis, berteriak cari tuannya.

    Niat baik selalu ada dalam diri kita setiap manusia. Menghindari virus KKN tidak membutuhkan sekolah atau kuliah bertahun-tahun. Mulai dari keluarga. Jangan ajar anak, waktu ada tamu datang, anak lari masuk ke kamar, bapak, ada tamu, dan bapa bilang, bapa ada keluar,  lalu anak dengan polosnya beritahu tamu, bapak bilang bapa ada keluar. Ini benih KKN mulai ditabur. Memalukan.

    Kembar tiga ini membuat diri kita tidak tenang, tegang, tidur tak nyenyak, makan tak enak. Mari kita berdoa, “Tuhan, kami tidak mau KKN, beri kami rahmat untuk hidup jujur. Amin”.

    Kupang, Minggu, 8 Desember 2024

  • Langsung

    Langsung. Hidup ini langsung ke tujuan. Dari satu saat langsung ke saat yang lain. Tidak mungkin satu keadaan bertahan terus dan tidak langsung ke keadaan berikut. Kalau ada kegagalan, langsung bangkit ke arah yang menguntungkan. Kalau duka langsung ke suka. Itu diatur oleh diri kita manusia sendiri. Bukan diatur oleh Tuhan. Tuhan menyiapkan medan, kitalah yang berlaga di medan itu. Menang, syukur, kalah, sesali. Kegagalan itu cambuk untuk merobah dan memperbaharui cara ke arah yang sama dan tetapm yang indah itu. Langsung, jangan tanggung-tanggung.

    Langsung. Jalan ke satu arah, langsung ke tujuan, jangan singgah-singgah. Nafsu kita manusia ini mau langsung nikmati apa yang kita mau. Nalar sibuk pikir jalan dan cara apa yang harus ditempuh untuk langsung mencapai tujuan. Naluri kita langsung bergerak untuk mengajak siapa saja yang dapat membantu untuk langsung menggapai tujuan. Nurani kita langsung tenang kalau tujuan sudah tercapai. Itulah kerjasama antara empat unsur dalam diri kita manusia, Nafsu, Nalar, Naluri dan Nurani. (4N, Kwadran Bele,2011).

    Langsung. Diberi hidangan yang enak, tidak langsung makan tapi masih cari yang lain. Hidup ini hidangan. Sumber hidup, Tuhan, hidangkan yang enak, paling enak. Tapi kita manusia masih berpaling ke hidangan yang lain yang dihidangkan oleh musuh dari Tuhan. Heran, diri kita manusia langsung melahap hidangan yang bukan dari Sang Penyelanggara hidup tapi masih cari berkeliling berputar-putar mengitari hidangan lain yang nampaknya enak padahal beracun. Sudah diingatkan, “Langsung makan hidangan yang Saya siapkan”, kata Tuhan, tapi Ajakan dan Suara merdu menawan ini tidak didengar malah kita berpaling ke arah panggilan yang lebih merdu menawan penuh tipu-daya. Langsung kita manusia terjun ke jurang kehancuran karena ajakan sang pendusta ini mengarahkan kita untuk tidak langsung ke Tuhan tetapi masih singgah sana singgah sini yang penuh tipu dan dusta ke arah malapetaka.

    Langsung. Kita manusia tidak boleh ragu-ragu. Langsung ke tujuan dan itu pasti ke arah Yang Kekal Abadi. Saat itulah kita manusia langsung bertatap dari muka ke Muka dengan Sang Pencipta.

     

     

smartness.com.pl/

brionis cazino

brionis kod promocyjny

casino brionis

money moon casino pl

umk.edu.pl/

winnita

museumsladen-bnm.de/

https://hannesharnack.de/

inandout-design.de/

zobacz to

odwiedź stronę

Brionis Online

platforma Brionis

twindor promo code

twindor

brionis

twindor