Latest posts

All
business
politics
sports
style

Kumpul

KUMPUL Kumpul. Uang, Ilmu, Orang, Berkat. Ini  empat hal yang selalu kita manusia kumpul tiap hari. Uang itu Nafsu. Ilmu itu Nalar. Orang itu Naluri. Berkat itu Nurani. Keempat ini satu. Tak terpisahkan. Tidak bisa hidup tanpa yang satu dipadukan dengan yang lain. (4N, Kwadran Bele, 2011). Kumpul. Uang. Kumpul uang itu wajar dan harus....

Siap

SIAP Siap. Ini ucapan yang lazim di kalangan militer. Apa pun perintah atasan, dibalas, siap. Kalau tidak siap, waktu dipanggil, huru-hara, raba sana raba sini, bingung, panik. Hidup ini tidak boleh begitu. Harus tetap siap. Siap untuk apa? Untuk akhiri. Ngeri sekali. Tidak. Bekerja seolah akan hidup ratusan tahun, berdoa seolah sebentar akan mati. Ini...

Singkat

SINGKAT Singkat. Usia alam semesta, kira-kira lima belas miliar tahun. Usia bumi, sekitar empat setengah milliar tahun. Umur kita manusia? Menurut studi para ahli, rata-rata maksimal usia manusia seratus lima puluh tahun. Singkat. Ternyata umur kita manusia ini singkat dibandingkan dengan usia ciptaan lain, seperti alam semesta dan bumi yang hitungannya miliaran tahun. Singkat. Usia...

Puas

PUAS Puas.  Kita manusia tidak pernah puas. Itu karena oleh Pencipta kita diciptakan demikian untuk tidak pernah puas. Dalam diri kita masing-masing Tuhan tempatkan empat unsur: Nafsu + Nalar + Naluri + Nurani (4N, Kwadran Bele, 2011). Nafsu yang mendorong diri kita untuk nikmati ini lalu itu dan terus mau dan mau. Nalar kita menuntun...

Barang berteriak

Barang berteriak. Barang apa? Segala macam barang. Di dunia ini segala barang itu ada tuannya. Hutan, laut, udara, binatang. Semua itu ada tuannya. Tidak ada yang liar. Tidak ada yang tak bertuan. Siapa tuannya? Yah, kita manusia ini. Siapa lagi kalau bukan kita manusia. Lalu kita manusia, siapa punya, siapa tuan kita? Ah, ini pertanyaan...

Mau bahagia

  Mau bahagia. Merawat diri, mengurus kesehatan termasuk proses pencaharian keadaan bahagia.  Setiap kita manusia ini mau bahagia. Orang gila pun merasa bahagia dengan yang kita lain anggap itu gila. Mau bahagia  karena ada dorongan Nafsu dalam diri kita untuk bahagia dalam arti senang, gembira, puas dan damai. Semua upaya Nalar kita itu mengarah kepada...

Lebih

Lebih. Siapa yang lebih di dunia ini? Lebih tua, ada. Lebih gemuk, ada. Lebih kaya, ada. Itu ukuran yang biasa kita pakai untuk ukur diri dan sesama. Banding-banding. Banding diri dengan sesama. Banding sesama dengan diri. Tidak habis-habisnya banding-membanding ini. Kalau di sana lebih, di sini bilang kurang. Kurang lebih. Lebih kurang. Hidup kita jadi...

Ramas dan Remas

Ramas dan remas hampir sama tapi tidak sama. Ramas dengan tenaga. Remas dengan rasa. Ramas itu kasar. Remas itu halus. Ramas parutan kelapa untuk dapat santan. Remas susu sapi untuk dapat air susu. Ramas dan remas tujuannya satu dan sama, dapat sesuatu. Santan dan susu diperoleh dengan salah satu dari dua cara ini, ramas dan...

Jamah

JAMAH Jamah. Pegang, sentuh tidak sama dengan jamah. Jamah itu sentuh dan pegang diri sesama dengan rasa. Jamah juga sentuh sesama dengan sengaja secara seksama. Dokter jamah orang sakit. Itu tidak sebatas pegang atau sentuh. Jamah itu diri dengan diri yang berpadu. Jamah tidak selalu dengan tangan. Jamah bisa dengan mata, bisa dengan tangan, malah...

Tentang Penulis

Penulis

Tags

filsafat pembangunan

Latest posts

Kumpul

KUMPUL Kumpul. Uang, Ilmu, Orang, Berkat. Ini  empat hal yang selalu kita manusia kumpul tiap hari. Uang itu Nafsu. Ilmu itu Nalar. Orang itu Naluri. Berkat itu Nurani. Keempat ini satu. Tak terpisahkan. Tidak bisa hidup tanpa yang satu dipadukan dengan yang lain. (4N, Kwadran Bele, 2011). Kumpul. Uang. Kumpul uang itu wajar dan harus….

Siap

SIAP Siap. Ini ucapan yang lazim di kalangan militer. Apa pun perintah atasan, dibalas, siap. Kalau tidak siap, waktu dipanggil, huru-hara, raba sana raba sini, bingung, panik. Hidup ini tidak boleh begitu. Harus tetap siap. Siap untuk apa? Untuk akhiri. Ngeri sekali. Tidak. Bekerja seolah akan hidup ratusan tahun, berdoa seolah sebentar akan mati. Ini…

Singkat

SINGKAT Singkat. Usia alam semesta, kira-kira lima belas miliar tahun. Usia bumi, sekitar empat setengah milliar tahun. Umur kita manusia? Menurut studi para ahli, rata-rata maksimal usia manusia seratus lima puluh tahun. Singkat. Ternyata umur kita manusia ini singkat dibandingkan dengan usia ciptaan lain, seperti alam semesta dan bumi yang hitungannya miliaran tahun. Singkat. Usia…

Puas

PUAS Puas.  Kita manusia tidak pernah puas. Itu karena oleh Pencipta kita diciptakan demikian untuk tidak pernah puas. Dalam diri kita masing-masing Tuhan tempatkan empat unsur: Nafsu + Nalar + Naluri + Nurani (4N, Kwadran Bele, 2011). Nafsu yang mendorong diri kita untuk nikmati ini lalu itu dan terus mau dan mau. Nalar kita menuntun…